12 Jan 2013

Pertempuran Samurai

Arti Pertempuran

batas3
“Jika Anda memenangkan ratusan perang, itu bukanlah suatu kebanggaan. Jika Anda menang tanpa harus berperang, itulah kebanggaan yang sesungguhnya.” (Shingen Harunobu Takeda)
batas3
SamuraiWar
Dua orang samurai sedang bertempur menggunakan panah
Shingen Harunobu Takeda dan Kenshin Uesugi dua tokoh samurai yang sangat terkenal di Jepang karena meskipun mereka bermusuhan, namun keduanya memiliki rasa saling hormat yang sangat besar satu sama lain. Kenshin Uesugi dikenal sebagai samurai jarang terlibat dalam pertarungan yang bermuatan politis. Meskipun rekan-rekan politisinya seringkali mengajak ia untuk berperang bersama mereka, ia selalu mampu meyakinkan rekan-rekannya bahwa perang bukan selalu cara yang terbaik untuk mencapai tujuan mereka.
Kenshin Uesugi pun sangat menjunjung tinggi nilai keadilan. Jika ia tidak melihat keadilan dalam suatu pertarungan, maka ia tidak akan ambil bagian di dalamnya. Kenshin dikenal sebagai seorang samurai spiritual yang sesungguhnya. Shingen dan Kenshin menunjukkan bahwa seorang samurai sangat mengutamakan sopan santun dan menunjukan rasa hormat diantara keduanya.
Samurai spiritual memaknai pertempuran sebagai sesuatu yang sakral. Bagi mereka musuh  harus dihormati musuh, hal itu merupakan cerminan dari menghormati diri sendiri. Menurut kode samurai, baik menang ataupun kalah, keduanya harus dilakukan dengan keindahan dan harga diri.  Karena itu dalam peperangan mereka dipagari oleh ajaran etika prajurit yang ketat.
Beberapa etika pertarungan mereka adalah:
•    Tidak Menyerang dari Belakang: Seorang samurai tidak akan pernah menyerang musuhnya dari belakang, karena hal ini dianggap merendahkan. Hal ini masih dijalankan dalam sistem pertandingan karate modern hingga saat ini.
•    Dilakukan dengan Keindahan & Harga Diri Menurut kode samurai, baik menang ataupun kalah, keduanya harus dilakukan dengan keindahan dan harga diri.
•    Dilakukan Sampai Tuntas. Karena pertarungan ini adalah semacam suratan takdir, maka merupakan tugas sang samurai untuk menjalankannya dan bertanggung jawab akan hasil akhirnya sampai tuntas.
Walaupun ada beberapa samurai yang sepenuhnya militaris, sebagian lainnya adalah samurai spiritual yang mencoba memahami dunia dan kontradiksi di dalamnya. Para samurai ini lebih merasa terhormat jika melindungi daripada membunuh. Pedang mereka merupakan simbol spiritualitas dari komitmen, amanah, dan ‘wadah’ bagi jiwa mereka.
toyotomi-hideyoshi
Toyotomi Hideyoshi
Dalam biografinya yang terkenal Toyotomi hideyoshi mengatakan: ”Meski dikenal karena kemampuan kemiliteran, aku masih lebih bangga dengan keterampilanku sebagai seorang negarawan. Aku lebih memilih berdiplomasi daripada bertempur. Sebagian besar penaklukan yang kulakukan terjadi tanpa pertumpahan darah, dan banyak orang berkata bahwa aku adalah diplomat terbaik dalam sejarah Jepang. Jika kau ingin mencapai kesepakatan yang menguntungkan dengan mereka yang berseberangan denganmu –tanpa harus memenggal kepala mereka- maka kau akan merasakan manfaat dari pendekatan yang kulakukan.”

0 komentar:

Posting Komentar

Anda Di Urutan

gambar


Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

animasi  bergerak gif